Thursday, 3 October 2013

Efek bacaan Al Quran dan Musik


Sebuah penelitaian sederhana yang dilakukan saudara kita Kurniawan dan bisa kalian coba buktikan sendiri.


Masya Allah, ternyata sebuah semangka yang saudara Kurniawan perdengarkan murrotal Al Qur’an selama 3 jam 26 menit dan masih terlihat segar walau sudah dibiarkan selama 4 hari.


Dan berbeda dengan buah semangka yang diperdengarkan MUSIK selama 3 jam 42 menit membusuk parah sekali.


Satu pembelajaran yang baik untuk kita buktikan dan menjadi penambah iman.


Penelitian ilmiah pengaruh bacaan al Qur'an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya.


Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).


“Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”.


Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.


Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.


Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.


Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.


Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur’an.


Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur’an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an.


Al-Qur’an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.


Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur’an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).


Efek yang menakjubkan yang dihasilkan dari mendengarkan  bacaan Quran.

 
Terus-menerus mendengarkan bacaan Alquran memberi Anda hasil berbuah nyata berikut:


·        
Meningkatkan kekebalan tubuh.
·        
Meningkatkan  kreativitas.
·        
Meningkatkan kemampuan konsentrasi.
·        
Menyembuhkan penyakit kronis dan tak tersembuhkan.
·        
Mengubah perilaku dan memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan lebih baik dan mendapatkan kepercayaan.
·        
Menciptakan kedamaian dan menyembuhkan ketegangan saraf.
·        
Menyembuhkan kegelisahan, dan iritasi.
·        
Meningkatkan kemampuan mengambil keputusan yang tepat.
·        
Mengurangi rasa takut dan ragu-ragu.
·        
Meningkatkan dan memperkuat kepribadian.
·        
Menyembuhkan penyakit normal seperti alergi, sakit kepala, flu, dll.
·        
Meningkatkan kemampuan pidato.
·        
Melindungi dari penyakit seperti kanker dan sebagainya.
·        
Mengubah beberapa kebiasaan buruk seperti makan berlebihan dan merokok.

Berbagai Sumber.

Monday, 25 June 2012

Watak yang tercela

Rosulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam bersabda dalam Riwayat Imam Bukhori: " Ada dua watak yang keduanya tidak boleh berada dalam diri seorang mukmin, yaitu kikir dan akhlak yang buruk."


Kikir dan akhlak yang buruk merupakan sifat yang sangat tercela. Maka seorang mukmin harus menjauhkan diri dari keduanya, karena sifat tersebut adalah sifat syaitan. Tidak ada di dunia ini manusia yang menyenangi orang kikir, orang kikir biasanya hanya mementingkan dirinya sendiri. Dia tidak akan peduli saudaranya mengalami kesusahan atau kekurangan. Tindakan kikir hanya akan melahirkan kebencian orang lain. Sedangkan akhlak yang buruk adalah cerminan dari sifat syaitan, orang yang berakhlak buruk selalu melakukan perbuatan dosa lagi hina.


Semoga kita bisa menghindarkan dari dua watak yang tercela ini.. Amin.

Saturday, 16 July 2011

Sahkah shalat di masjid yang di dalamnya terdapat kuburan?


Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah pernah di tanya:

"Sahkah shalat di masjid yang di dalamnya terdapat kuburan?"

Kemudian di jawab oleh Asy Syaikh sebagai berikut:


Masjid-masjid yang di dalamnya terdapat kuburan tidak boleh dipakai untuk shalat, dan kuburan-kuburan itu harus dibongkar dan dipindahkan mayat-mayatnya ke pekuburan umum, setiap jasad dikubur kembali masing-masing dalam satu lubang tersendiri seperti layaknya kuburan. Tidak boleh ada kuburan dibiarkan di dalam masjid, tidak kuburan wali dan tidak pula yang lainnya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang dan memperingatkan hal tersebut, bahkan Allah telah melaknat kaum yahudi dan nashrani karena perbuatan itu. Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda:

Artinya : Allah melaknat kaum yahudi dan kaum nashrani karena mereka menjadikan kuburan-kuburan para nabi mereka sebagai tempat-tempat ibadah” [Disepakati keshahihannya. Al-Bukhari, kitab Al-Jana’iz (1330), Muslim kitab Al-Masajid (529)]

Aisyah mengatakan: “Beliau memperingatkan terhadap apa yang telah mereka perbuat” [Muttafaq ‘Alaih. Al-Bukhari, kitab Ash-Sholah (435, 436), Muslim, kitab Al-Masajid (531)]

Ketika Ummu Salamah dan Ummu Habibah memberithu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang suatu gereja yang ada gambar-gambarnya, beliau bersabda:

Artinya : Mereka adalah kaum yang apabila seorang hamba yang sholih di antara mereka meninggal atau seorang laki-laki yang shalih, mereka membangun masjid di atas kuburannya dan membuat gambargambar itu di dalamnya. Mereka itu adalah sejahat-jahatnya makhluk di sisi Allah” [Disepakati keshahihannya Muttafaq ‘Alaih. Al-Bukhari, kitab Ash-Sholah (434), Muslim, kitab Al-
Masajid (528)]

Beliau juga mengatakan:

“Artinya : Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah menjadikan kuburan-kuburan para nabi mereka dan orang-orang shalih mereka sebagai tempat ibadah. Ketahuilah, maka janganlah kamu menjadikan sebagai masjid, sesungguhnya aku melarang kamu dari hal itu” [Dikeluarkan oleh Muslim, dalam kitab shahihnya, dari Jundab bin Abdullah Al-Bajali kitab Al-Masajid
(532)]

Ini artinya, bahwa beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menjadikan kuburan sebagai masjid dan melaknat orang yang melakukannya serta mengabarkan bahwa orang yang melakukannya adalah sejahat-jahatnya makhluk. Maka yang wajib adalah berhati-hati terhadap hal ini. Sebagaimana diketahui, bahwa shalat di kuburan berarti telah menjadikannya sebagai masjid (tempat sujud), dan barangsiapa yang membangun masjid di atasnya berarti telah menjadikannya sebagai masjid.

Maka harus dilakukan adalah menjauhkan kuburan dari masjid dan tidak menguburkan mayat di dalam masjid, hal ini sebagai manifestasi perintah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sikap waspada terhadap laknat yang telah dilontarkan dari Allah Azza wa jalla kepada yang membangun masjid di atas kuburan. Sebab, jika seseorang shalat di masjid yang ada kuburannya, setan akan menggodanya agar memohon kepada mayat yang ada di dalam kuburan tersebut, atau meminta pertolongan kepadanya, atau shalat dan sujud kepadanya, sehingga dengan demikian ia akan terjerumus kedalam syirik besar.

Inilah perbuatan kaum yahudi dan nashrani, maka harus menyelisihi mereka dan menjauhi cara dan perbuatan buruk mereka itu. Jika kuburan itu sudah sangat lama, lalu akan dibangun masjid di atasnya, yang wajib dilakukan adalah menghancurkan dan menghilangkan kuburan itu terlebih dahulu, dan ini berarti perombakan. Demikian sebagaimana disebutkan oleh para ahlul ilmi untuk menghindari faktor-faktor penyebab kesyirikan dan untuk mencegah keburukan-keburukannya. Hanya Allahlah yang mampu memberi petunjuk.

Wallahu a'lam

[Majmu Fatawa Wa Maqalat Mutanawwi’ah, juz 4, hal.388-389]

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Asy-Syar’iyyah Fi Al-Masa’il Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-
Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penyusun Khalid Al-Juraisy, Penerjmah Musthofa Aini,
Penerbit Darul Haq]

Saturday, 7 May 2011

Derajat Hadist Fadhilah Yasiin yang lemah

Sudah menjadi kebiasaan dikalangan muslimin, membiasakan membaca surat Yasin, seperti pada malam jumat atau malam lainnya. Di banyak pertemuan dan kesempatan selalu yang dibacakan surat Yasin saja. Padahal Al Quran terdiri dari 30 Juz, mulai Al Fatihah sampai dengan An Nas.

Banyak dikalangan mereka membaca surat Yasin tergiur karena adanya Fadhilah atau keutamaan dalam membacanya. Namun sangat disayangkan hadits-hadits tentang fadhilah ini tidak luput dari kesalahan.

Berikut beberapa diantara hadits-hadistnya:

1. “Artinya : Siapa yang membaca surat Yasin satu kali, seolah-olah ia membaca Al-Qur’an dua kali”. (Hadits Riwayat Baihaqi dalam Syu’abul Iman).

Keterangan: Hadits ini Palsu
(Lihat Dha’if Jamiush Shaghir, No. 5801 oleh Syaikh Al-Albani)

2. “Artinya : Siapa yang membaca surat Yasin di pagi hari maka akan dimudahkan (untuknya) urusan hari itu sampai sore. Dan siapa yang membacanya di awal malam (sore hari) maka akan dimudahkan urusannya malam itu sampai pagi”.

Keterangan: Hadits ini lemah
Hadits ini diriwayatkan Ad-Darimi 2:457 dari jalur Amr bin Zararah. Dalam sanad hadits ini terdapat Syahr bin Hausyab. Kata Ibnu Hajar : Ia banyak memursalkan hadits dan banyak keliru. (Periksa : Taqrib I:355, Mizanul I’tidal II:283).

3. “Artinya : Siapa yang membaca surat Yasin pada malam hari karena mencari keridhaan
Allah, niscaya Allah mengampuni dosanya”.

Keterangan: Hadits ini lemah
Diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitabnya Mu’jamul Ausath dan As-Shaghir dari Abu Hurairah, tetapi dalam sanadnya ada rawi Aghlab bin Tamim. Kata Imam Bukhari, ia munkarul hadits. Kata Ibnu Ma’in, ia tidak ada apa-apanya (tidak kuat). (Periksa : Mizanul I’tidal I:273-274 dan Lisanul Mizan I : 464-465).

Dan masih banyak lagi hadits-hadits lainnya, namun sekali lagi sayang tidak luput dari cacat dan kelemahan. Alangkah baiknya kita selalu mengamalkan hadits-hadits yang benar-benar shahih dari Rasulullah Shallahu 'Alaihi Wasallam, agar selamat di dunia dan akhirat.

Moga kita bisa di beri kekuatan untuk mengamalkannya.

Referensi: 

Derajat Hadits Fadhilah Surat Yasin
Oleh
Al Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Hafidhahullah

Sunday, 10 April 2011

Keutamaan Bulan Ramadhan Dan Keutamaan Beramal Didalamnya

Seri Ramadhan  ...
Seperti mutiara, begitulah kemilaunya Ramadhan, marilah kita berlomba-lomba mendapatkan keutamaannya. Berikut hadist-hadits yang menceritakan keutamaan bulan Ramadhan dan keutamaan beramal didalamnya, moga bisa bermanfaat:

  1.. "Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra: Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda : Ketika datang bulan Ramadhan: Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkat, diwajibkan atas kamu untuk shaum, dalam bulan ini pintu Jannah dibuka, pintu Neraka ditutup, Setan- Setan dibelenggu. Dalam bulan ini ada suatu malam yang nilanya sama dengan seribu bulan, maka barangsiapa diharamkan kebaikannya ( tidak beramal baik didalamnya), sungguh telah diharamkan ( tidak mendapat kebaikan di bulan lain seperti di bulan ini)." ( HR. Ahmad, Nasai dan Baihaqy. Hadits Shahih Lighairihi).

  2.. "Diriwayatkan dari Urfujah, ia berkata : Aku berada di tempat 'Uqbah bin Furqad, maka masuklah ke tempat kami seorang dari Sahabat Nabi saw. ketika Utbah melihatnya ia merasa takut padanya, maka ia diam. ia berkata: maka ia menerangkan tentang shaum Ramadhan ia berkata : Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda tentang bulan Ramadhan: Di bulan Ramadhan ditutup seluruh pintu Neraka, dibuka seluruh pintu Jannah, dan dalam bulan ini Setan dibelenggu. Selanjutnya ia berkata : Dan dalam bulan ini ada malaikat yang selalu menyeru : Wahai orang yang selalu mencari/ beramal kebaikan bergembiralah anda, dan wahai orang-orang yang mencari/berbuat kejelekan berhentilah (dari perbuatan jahat) . Seruan ini terus didengungkan sampai akhir bulan Ramadhan." (Riwayat Ahmad dan Nasai )

  3.. "Diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. Sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda : Shalat Lima waktu, Shalat Jum'at sampai Shalat Jum'at berikutnya, Shaum Ramadhan sampai Shaum Ramadhan berikutnya, adalah menutup dosa-dosa (kecil) yang diperbuat diantara keduanya, bila dosa-dosa besar dijauhi."(H.R.Muslim)

  4.. "Diriwayatkan dari Abdullah bin Amru, bahwa sesungguhnya Nabi saw. telah bersabda: Shaum dan Qur'an itu memintakan syafa?at seseorang hamba di hari Kiamat nanti. Shaum berkata : Wahai Rabbku,aku telah mencegah dia memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka berilah aku hak untuk memintakan syafa'at baginya. Dan berkata pula AL-Qur'an : Wahai Rabbku aku telah mencegah dia tidur di malam hari ( karena membacaku ), maka berilah aku hak untuk memintakan syafaat baginya. Maka keduanya diberi hak untuk memintakan syafaat." ( H.R. Ahmad, Hadits Hasan).

  5.. "Diriwayatkan dari Sahal bin Sa'ad : Sesungguhnya Nabi saw telah bersabda : bahwa sesungguhnya bagi Jannah itu ada sebuah pintu yang disebut " Rayyaan". Pada hari kiamat dikatakan : Dimana orang yang shaum? ( untuk masuk Jannah melalui pintu itu), jika yang terakhir diantara mereka sudah memasuki pintu itu, maka ditutuplah pintu itu." (HR. Bukhary Muslim).

  6.. Rasulullah saw. bersabda : Barangsiapa shaum Ramadhan karena beriman dan ikhlas, maka diampuni dosanya yang telah lalu dan yang sekarang ( HR.Bukhary Muslim).


Wallahu a’lam..

Shalat Shubuh mencegah penyakit jantung


Sholat Shubuh, hmmm masih ngantuk nih. tapi tahukan Anda manfaat yang besar dari sholat shubuh. Diantaranya mengurangi resiko penyakit jantung.

Kebiasaan Rosulullah untuk tidur sejenak menjelang sholat shubuh dan juga dhuhur (sebelum atau sesudah) ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan  jantung dan metabolisme tubuh, karena pada jam-jam tersebut , terjadi kenaikan ketegangan syaraf simpatis.

Benarkah semacam ini. Berikut adalah kutipan dari tulisan Dr.dr Barita Sitompul, Sp.JP (Staf pengajar pada Departemen Kardiologi dan Kedokteran FKUI), yang berisi dampak medis dari sholat shubuh, silahkan download, semoga menambah wawasan dan keimanan kita semuanya. Aminn

download artikel, klik disini.

Sunday, 27 March 2011

Barang-barang Penolak Bala 2

Lanjutan Barang-barang Penolak Bala 1

Menjadikan jimat sebagai sebab dalam menolak bala' atau mendatangkan manfaat (kebahagiaan) merupakan perbuatan yang diharamkan dalam agama kitasebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-dalam hadits di atas.

Selain itu, jimat atau benda yang dikeramatkan lainnya, jika ditinjau berdasarkan taqdir (ketetapan Allah), maka ia bukanlah sebab yang menolak bala' dan mendatangkan manfaat berupa kesembuhan dan kebahagiaan, sebab menurut tajribah (pengalaman dan eksperimen), jimat tidaklah mendatangkan kesembuhan dan menolak marabahaya; jimat atau keris yang dikeramatkan hanyalah benda mati yang tidak bisa berbicara atau bergerak, apalagi mau menolong orang. 

Inilah yang dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya,
"Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari korma. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh yang Maha Mengetahui (Allah)".(QS. Faathir : 13-14)

Seorang muslim tidak boleh mengharap berkah, rahmat, dan manfaat dari makhluk , sebab makhluk-makhluk itu tak memiliki daya dan upaya, tidak bisa mendengar, dan tidak pula melihat. Kalaupun bisa, maka ia tak mampu memenuhi permintaan kita.

Di zaman ini kita amat heran dengan adanya sekelompok orang-orang jahil yang mengharapkan hal-hal itu dari makhluk lemah. Kalian akan heran melihat ada diantara mereka yang mendatangi kuburan para "wali" untuk mengharap kebaikan dan berkah dari mereka. Kalian akan melihat keanehan saat mendengar ada sebagian orang yang memandikan keris, mengolesinya dengan parfum, dan menyimpannya di tempat yang mulia sebagaimana ia menempatkan Al-Qur'an. Semua ini mereka lakukan karena mengharapkan berkah, kebaikan dan manfaat dari keris itu. Ini adalah bentuk paganisme yang diharamkan oleh Allah -Azza wa Jalla- dan Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-.

Kalian akan melihat keajaiban dunia yang menakjubkan saat anda menyaksikan sebagian kaum awam mengikuti Kiyai Slamet (seekor kerbau yang dikeramatkan di Solo). Mereka bergerombol dan berdesakan mengikuti kerbau yang hina itu demi ngalap (mencari) berkah darinya. Gilanya lagi, sebagian mereka berebutan memungut tahi (kotoran) dari kerbau hina itu. 
Alangkah celakanya mereka!!!

Anda akan terheran ketika mendengar dan menyaksikan orang-orang bodoh menyiksa diri ketika antri menunggu giliran di depan tempat tinggal PONARI demi mengharapkan berkah dan kesembuhan dari "batu ajaib" milik PONARI. Demi Allah, semua ini adalah bentuk PAGANISME alias BERHALAISME yang sangat diharamkan dalam agama kita!!! Sebab tak sesuatu pun dari selain Allah yang mampu memberikan manfaat dan menolak bala' dari makhluk lain. Semua makhluk tidak memiliki daya dan upaya di sisi Allah. Minta dan berharaplah dari Allah -Azza wa Jalla-; jangan mengharap dari makhluk, apalagi benda mati.
Allah -Ta'ala- berfirman, "Ibrahim berkata: Maka mengapakah kalian menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kalian?" Ah (celakalah) kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kalian tidak memahami?" (QS. Al-Anbiyaa: 66-67)

Ayat ini membatalkan semua bentuk kemusyrikan; orang-orang musyrikin mengharapkan sesuatu dari selain Allah dan takut kepadanya, karena mereka meyakini bahwa makhluk-makhluk yang mereka sembah mampu mendatangkan kebaikan, dan menolak bala'. Jadi, seorang mengharap berkah dari selain Allah juga merupakan kemusyrikan yang telah dibatalkan oleh ayat di atas.

Syaikh Sholih Ibn Abdil Aziz -hafizhohullah- berkata usai menjelaskan makna dan jenis-jenis tabarruk (ngalap berkah) yang pernah dilakukan oleh kaum musyrikin Quraisy, "Tabarruk (ngalap berkah) yang beragam ini seluruhnya merupakan tabarruk syirik". [Lihat At-Tamhid li Syarh Kitab At-Tauhid (hal. 127)

Terakhir kami nasihatkan kepada kaum muslimin agar membersihkan aqidah (keyakinan)nya dari meyakini adanya benda-benda yang dikeramatkan sebagai pembawa kebaikan dan penolak bala'. Jauhilah keyakinan batil ini, niscaya kalian akan selamat, insya Allah.

Sumber : Buletin Jum'at At-Tauhid edisi 117 Tahun III. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Pesantren Tanwirus Sunnah, Jl. Bonto Te'ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa'izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa'izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Dewan Redaksi : Santri Ma'had Tanwirus Sunnah – Gowa. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa'izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. 
Layout : Abu Dzikro

dikutip dari : Grup Facebook "Sucikan Aqidahmu Dari Noda-Noda Syirik"