Efek bacaan Al Quran dan Musik

foto hasil eksperimen


Tahukah Anda, ada sebuah penelitian sederhana yang dilakukan saudara kita Kurniawan dan bisa kalian coba buktikan sendiri.


Masya Allah, ternyata sebuah semangka yang saudara Kurniawan perdengarkan murrotal Al Qur’an selama 3 jam 26 menit dan masih terlihat segar walau sudah dibiarkan selama 4 hari.


Dan berbeda dengan buah semangka yang diperdengarkan MUSIK selama 3 jam 42 menit membusuk parah sekali.


Satu pembelajaran yang baik untuk kita buktikan dan menjadi penambah iman.


Penelitian ilmiah pengaruh bacaan al Qur'an pada syaraf, otak dan organ tubuh lainnya.


Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).


“Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”.

Watak yang tercela

Rosulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam bersabda dalam Riwayat Imam Bukhori: " Ada dua watak yang keduanya tidak boleh berada dalam diri seorang mukmin, yaitu kikir dan akhlak yang buruk."

Kikir dan akhlak yang buruk merupakan sifat yang sangat tercela. Maka seorang mukmin harus menjauhkan diri dari keduanya, karena sifat tersebut adalah sifat syaitan. Tidak ada di dunia ini manusia yang menyenangi orang kikir, orang kikir biasanya hanya mementingkan dirinya sendiri. Dia tidak akan peduli saudaranya mengalami kesusahan atau kekurangan. Tindakan kikir hanya akan melahirkan kebencian orang lain. Sedangkan akhlak yang buruk adalah cerminan dari sifat syaitan, orang yang berakhlak buruk selalu melakukan perbuatan dosa lagi hina.


Semoga kita bisa menghindarkan dari dua watak yang tercela ini.. Amin.

Sahkah shalat di masjid yang di dalamnya terdapat kuburan?


Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah pernah di tanya:

"Sahkah shalat di masjid yang di dalamnya terdapat kuburan?"

Kemudian di jawab oleh Asy Syaikh sebagai berikut:


Masjid-masjid yang di dalamnya terdapat kuburan tidak boleh dipakai untuk shalat, dan kuburan-kuburan itu harus dibongkar dan dipindahkan mayat-mayatnya ke pekuburan umum, setiap jasad dikubur kembali masing-masing dalam satu lubang tersendiri seperti layaknya kuburan. Tidak boleh ada kuburan dibiarkan di dalam masjid, tidak kuburan wali dan tidak pula yang lainnya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang dan memperingatkan hal tersebut, bahkan Allah telah melaknat kaum yahudi dan nashrani karena perbuatan itu. Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda:

Artinya : Allah melaknat kaum yahudi dan kaum nashrani karena mereka menjadikan kuburan-kuburan para nabi mereka sebagai tempat-tempat ibadah” [Disepakati keshahihannya. Al-Bukhari, kitab Al-Jana’iz (1330), Muslim kitab Al-Masajid (529)]

Derajat Hadist Fadhilah Yasiin yang lemah

Sudah menjadi kebiasaan dikalangan muslimin, membiasakan membaca surat Yasin, seperti pada malam jumat atau malam lainnya. Di banyak pertemuan dan kesempatan selalu yang dibacakan surat Yasin saja. Padahal Al Quran terdiri dari 30 Juz, mulai Al Fatihah sampai dengan An Nas.

Banyak dikalangan mereka membaca surat Yasin tergiur karena adanya Fadhilah atau keutamaan dalam membacanya. Namun sangat disayangkan hadits-hadits tentang fadhilah ini tidak luput dari kesalahan.

Berikut beberapa diantara hadits-hadistnya:

1. “Artinya : Siapa yang membaca surat Yasin satu kali, seolah-olah ia membaca Al-Qur’an dua kali”. (Hadits Riwayat Baihaqi dalam Syu’abul Iman).

Keterangan: Hadits ini Palsu
(Lihat Dha’if Jamiush Shaghir, No. 5801 oleh Syaikh Al-Albani)

2. “Artinya : Siapa yang membaca surat Yasin di pagi hari maka akan dimudahkan (untuknya) urusan hari itu sampai sore. Dan siapa yang membacanya di awal malam (sore hari) maka akan dimudahkan urusannya malam itu sampai pagi”.

Keterangan: Hadits ini lemah
Hadits ini diriwayatkan Ad-Darimi 2:457 dari jalur Amr bin Zararah. Dalam sanad hadits ini terdapat Syahr bin Hausyab. Kata Ibnu Hajar : Ia banyak memursalkan hadits dan banyak keliru. (Periksa : Taqrib I:355, Mizanul I’tidal II:283).

Keutamaan Bulan Ramadhan Dan Keutamaan Beramal Didalamnya

Seri Ramadhan  ...
Seperti mutiara, begitulah kemilaunya Ramadhan, marilah kita berlomba-lomba mendapatkan keutamaannya. Berikut hadist-hadits yang menceritakan keutamaan bulan Ramadhan dan keutamaan beramal didalamnya, moga bisa bermanfaat:

  1.. "Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra: Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda : Ketika datang bulan Ramadhan: Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkat, diwajibkan atas kamu untuk shaum, dalam bulan ini pintu Jannah dibuka, pintu Neraka ditutup, Setan- Setan dibelenggu. Dalam bulan ini ada suatu malam yang nilanya sama dengan seribu bulan, maka barangsiapa diharamkan kebaikannya ( tidak beramal baik didalamnya), sungguh telah diharamkan ( tidak mendapat kebaikan di bulan lain seperti di bulan ini)." ( HR. Ahmad, Nasai dan Baihaqy. Hadits Shahih Lighairihi).

Shalat Shubuh mencegah penyakit jantung


Sholat Shubuh, hmmm masih ngantuk nih. tapi tahukan Anda manfaat yang besar dari sholat shubuh. Diantaranya mengurangi resiko penyakit jantung.

Kebiasaan Rosulullah untuk tidur sejenak menjelang sholat shubuh dan juga dhuhur (sebelum atau sesudah) ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan  jantung dan metabolisme tubuh, karena pada jam-jam tersebut , terjadi kenaikan ketegangan syaraf simpatis.

Benarkah semacam ini. Berikut adalah kutipan dari tulisan Dr.dr Barita Sitompul, Sp.JP (Staf pengajar pada Departemen Kardiologi dan Kedokteran FKUI), yang berisi dampak medis dari sholat shubuh, silahkan download, semoga menambah wawasan dan keimanan kita semuanya. Aminn

download artikel, klik disini.

Barang-barang Penolak Bala 2

Lanjutan Barang-barang Penolak Bala 1

Menjadikan jimat sebagai sebab dalam menolak bala' atau mendatangkan manfaat (kebahagiaan) merupakan perbuatan yang diharamkan dalam agama kitasebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-dalam hadits di atas.

Selain itu, jimat atau benda yang dikeramatkan lainnya, jika ditinjau berdasarkan taqdir (ketetapan Allah), maka ia bukanlah sebab yang menolak bala' dan mendatangkan manfaat berupa kesembuhan dan kebahagiaan, sebab menurut tajribah (pengalaman dan eksperimen), jimat tidaklah mendatangkan kesembuhan dan menolak marabahaya; jimat atau keris yang dikeramatkan hanyalah benda mati yang tidak bisa berbicara atau bergerak, apalagi mau menolong orang. 

Inilah yang dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya,
"Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari korma. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan dihari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh yang Maha Mengetahui (Allah)".(QS. Faathir : 13-14)

Seorang muslim tidak boleh mengharap berkah, rahmat, dan manfaat dari makhluk , sebab makhluk-makhluk itu tak memiliki daya dan upaya, tidak bisa mendengar, dan tidak pula melihat. Kalaupun bisa, maka ia tak mampu memenuhi permintaan kita.

Di zaman ini kita amat heran dengan adanya sekelompok orang-orang jahil yang mengharapkan hal-hal itu dari makhluk lemah. Kalian akan heran melihat ada diantara mereka yang mendatangi kuburan para "wali" untuk mengharap kebaikan dan berkah dari mereka. Kalian akan melihat keanehan saat mendengar ada sebagian orang yang memandikan keris, mengolesinya dengan parfum, dan menyimpannya di tempat yang mulia sebagaimana ia menempatkan Al-Qur'an. Semua ini mereka lakukan karena mengharapkan berkah, kebaikan dan manfaat dari keris itu. Ini adalah bentuk paganisme yang diharamkan oleh Allah -Azza wa Jalla- dan Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-.

Kalian akan melihat keajaiban dunia yang menakjubkan saat anda menyaksikan sebagian kaum awam mengikuti Kiyai Slamet (seekor kerbau yang dikeramatkan di Solo). Mereka bergerombol dan berdesakan mengikuti kerbau yang hina itu demi ngalap (mencari) berkah darinya. Gilanya lagi, sebagian mereka berebutan memungut tahi (kotoran) dari kerbau hina itu. 
Alangkah celakanya mereka!!!

Anda akan terheran ketika mendengar dan menyaksikan orang-orang bodoh menyiksa diri ketika antri menunggu giliran di depan tempat tinggal PONARI demi mengharapkan berkah dan kesembuhan dari "batu ajaib" milik PONARI. Demi Allah, semua ini adalah bentuk PAGANISME alias BERHALAISME yang sangat diharamkan dalam agama kita!!! Sebab tak sesuatu pun dari selain Allah yang mampu memberikan manfaat dan menolak bala' dari makhluk lain. Semua makhluk tidak memiliki daya dan upaya di sisi Allah. Minta dan berharaplah dari Allah -Azza wa Jalla-; jangan mengharap dari makhluk, apalagi benda mati.
Allah -Ta'ala- berfirman, "Ibrahim berkata: Maka mengapakah kalian menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kalian?" Ah (celakalah) kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kalian tidak memahami?" (QS. Al-Anbiyaa: 66-67)

Ayat ini membatalkan semua bentuk kemusyrikan; orang-orang musyrikin mengharapkan sesuatu dari selain Allah dan takut kepadanya, karena mereka meyakini bahwa makhluk-makhluk yang mereka sembah mampu mendatangkan kebaikan, dan menolak bala'. Jadi, seorang mengharap berkah dari selain Allah juga merupakan kemusyrikan yang telah dibatalkan oleh ayat di atas.

Syaikh Sholih Ibn Abdil Aziz -hafizhohullah- berkata usai menjelaskan makna dan jenis-jenis tabarruk (ngalap berkah) yang pernah dilakukan oleh kaum musyrikin Quraisy, "Tabarruk (ngalap berkah) yang beragam ini seluruhnya merupakan tabarruk syirik". [Lihat At-Tamhid li Syarh Kitab At-Tauhid (hal. 127)

Terakhir kami nasihatkan kepada kaum muslimin agar membersihkan aqidah (keyakinan)nya dari meyakini adanya benda-benda yang dikeramatkan sebagai pembawa kebaikan dan penolak bala'. Jauhilah keyakinan batil ini, niscaya kalian akan selamat, insya Allah.

Sumber : Buletin Jum'at At-Tauhid edisi 117 Tahun III. Penerbit : Pustaka Ibnu Abbas. Alamat : Pesantren Tanwirus Sunnah, Jl. Bonto Te'ne No. 58, Kel. Borong Loe, Kec. Bonto Marannu, Gowa-Sulsel. HP : 08124173512 (a/n Ust. Abu Fa'izah). Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab : Ust. Abu Fa'izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. Dewan Redaksi : Santri Ma'had Tanwirus Sunnah – Gowa. Editor/Pengasuh : Ust. Abu Fa'izah Abdul Qadir Al Atsary, Lc. 
Layout : Abu Dzikro

dikutip dari : Grup Facebook "Sucikan Aqidahmu Dari Noda-Noda Syirik"